Wisata Edukasi Berubah Jadi Luka: Ambruknya Tangsi Belanda dan Ancaman Bangunan Bersejarah
By Admin

nusakini.com, Apa yang seharusnya menjadi perjalanan belajar sejarah bagi puluhan anak sekolah justru berakhir dengan kepanikan dan luka. Lantai dua Bangunan Cagar Budaya Tangsi Belanda di Siak runtuh pada Sabtu pagi (31/1/2026), mencederai 17 orang.
Korban sebagian besar adalah anak-anak sekolah dasar, yang tengah mengikuti program wisata edukasi bersama guru dan pemandu lokal. Runtuhnya lantai terjadi ketika rombongan berkumpul di satu titik bangunan tua tersebut.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengatakan kayu lantai sudah tidak layak secara struktural.
“Konstruksi kayu lama tidak mampu menopang beban pengunjung,” katanya.
Para korban jatuh sekitar empat meter, menghantam lantai dasar bangunan kolonial yang telah berusia puluhan tahun. Evakuasi dilakukan cepat oleh warga dan petugas.
Insiden ini memunculkan kembali pertanyaan soal keamanan situs bersejarah yang dibuka untuk publik tanpa penguatan struktur memadai.
“Kami minta lokasi ditutup sementara sampai perbaikan tuntas,” tegas Sepuh. (*)